Survei Tidak Menggembirakan, Fahri Hamzah: Jokowi akan Kalah seperti Ahok

shares

Fahri Hamzah mengaku bahwa tidak ada survei saat ini yang menggembirakan untuk calon Presiden Joko Widodo sebagai petahana.

Ia menganggap bahwa tren dari petahana sangat stagnan bahkan telah mengalami penurunan yang dianggapnya berbahaya.

"Sudah tidak akan ada survey yang menggembirakan bagi petahana. Tren stagnan dan penurunan elektabilitas akan terus berjalan," tegas Fahri.

Ia juga menyindir isu agama yang selalu dimunculkan jelang Pilpres.

"Apalagi isu “agama” muncul lagi. Orang perlu keadilan dan kepastian hidup malah pemerintah sibuk membela diri dengan isu agama. Bunuh diri!" lanjutnya.


Fahri mengatakan bahwa Jokowi sudah salah langka di dalam kasus BTP serta pembatalan bebasnya Abu Bakar Ba'asyir.

"Saya heran kenapa isu agama ini terus dibuat ya? Terakhir ABB, pdhl kalau pilpres diwarnai debat prestasi mk petahana akan lebih untung, atau jangan2 gak ada prestasi?" ucap Fahri.

"Kalau sudah soal iman orang susah berubah pilihan. Kalau soal prestasi dan harapan masa depan itu bisa diperdebatkan. Harus itu fokusnya," sambungnya.

Tak lupa Ia mengingatkan tentang bagaimana kekalahan Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017 silam.

"Mengingat kekalahan Ahok akhirnya dapat diangkat dalam pola teori kekalahan yang sama pada kedua sahabat ini. Jokowi akan kalah seperti kekalahan Ahok. Sederhana, karena teori mengelola isu juga sama. Master Mind-nya sama. Mereka tidak sanggup keluar dari jebakan isu agama," ujar Fahri.

"Saya memberi nasehat vulgar kepada petahana yang nampaknya tidak lagi bIsa menguasai tim dan lingkar terdalamnya. Masing2 punya agenda dan melapor asal bapak senang. Semua rencana menang salah dari awal. Maafkan. Kekalahan menanti petahana. Tks," tutup Fahri.
loading...