Kecewa dengan Cuitan Achmad Zaky soal 'Presiden Baru', TKN Ingatkan Jasa Jokowi untuk Bukalapak

shares

Cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyinggung 'presiden baru' ramai dibahas, meski yang bersangkutan sudah meminta maaf. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ikut menyayangkan cuitan Zaky yang intinya menyinggung budget research & development di Indonesia ini.

"Sangat disayangkan jika kemudian Achmad Zaky men-tweet yang terkesan 'melupakan' upaya Pak Jokowi yang banyak memberikan perhatian terhadap industri digital Bukalapak ini," ujar jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan, kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Ace menjelaskan komitmen Presiden Jokowi selama ini soal pengembangan ekonomi digital sebagai wujud implementasi revolusi industri 4.0. Bukalapak, kata Ace, didukung penuh Jokowi untuk berkembang pesat dalam industri ekonomi digital.

"Presiden Jokowi memiliki perhatian yang serius terhadap pengembangan ekonomi digital sebagai implementasi dari industri 4.0. Achmad Zaky dengan Bukalapaknya merupakan salah satu yang selalu didorong untuk berkembang pesat. Hasilnya, tentu bisa kita lihat saat ini, Bukalapak adalah salah satu usaha anak muda yang berbasis industri 4.0," terang politikus Golkar itu.

Cuitan Zaky yang menyinggung 'presiden baru' menyebabkan munculnya tagar #uninstallbukalapak, yang jadi trending topic. Cuitan itu kini sudah dihapus Zaky.

Dalam cuitannya itu, Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika budget research & development (R&D) Indonesia masih jauh dibandingkan negara lain. Dalam data yang dia sodorkan, Indonesia jauh tertinggal dari Singapura dan Malaysia.

"Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin," tulis Zaky di cuitannya.

Bos Bukalapak Minta Kicauannya Jangan Disalahartikan

Menanggapi hal tersebut, Zaky memberikan klarifikasi. Dia tidak menyangka cuitannya jadi viral.

"Bangun-bangun viral tweet saya gara-gara 'presiden baru' maksudnya siapa pun, bisa Pak Jokowi juga. Jangan diplintir ya :) let's fight for innovation budget," tulis Zaky dalam akun Twitter @achmadzaky.

Zaky menjelaskan tujuan dari cuitannya yang dipersoalkan itu adalah menyampaikan fakta. Menurutnya, dalam 20-50 tahun ke depan, Indonesia perlu investasi dalam riset dan SDM kelas tinggi agar tidak kalah dengan negara lain.

"Kebijakan serta dukungan Pemerintah Indonesia selama ini sangat menyemangati kami. Semoga ke depannya industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan semakin maju," tulisnya.

Zaky kemudian minta maaf kepada pendukung Jokowi. Dia mengatakan Jokowi dia kenal sebagai sosok yang baik, bahkan sudah dianggap sebagai ayah sendiri.


Redaksi detikcom telah berupaya menghubungi nomor telepon Zaky untuk mengonfirmasi lebih jauh terkait persoalan ini tapi belum ada respons.

https://news.detik.com/berita/d-4428928/tkn-sayangkan-cuitan-bos-bukalapak-terkesan-melupakan-upaya-jokowi
loading...